Toast Anggur Glenn Fredly

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tirai putih yang mengelilingi panggung konser berbentuk kotak itu belum tersibak, tapi alunan lagu berjudul Kau yang diaransemen lebih segar sudah mengalun. Glenn Fredly tengah beraksi dengan sebuah keyboard, kemudian disambung dengan medley lagu Ku Masih di Sini, Seandainya, dan Cukup Sudah.

Konser bertajuk "Intimate Concert with Glenn Fredly" di Jakarta Convention Center pada Ahad malam lalu ini dibuka dengan toast anggur. Ini konser tunggal kedua Glenn setelah konser pertamanya bertajuk "Pengakuan Lelaki" pada 2004.

Panggung sentral di tengah hall itu dipenuhi para pemain band lengkap dengan peniup saksofon dan penggebuk perkusi. Konser juga disemarakkan dengan paduan orkestra Saunine Ensemble.

Tak kurang dari 41 lagu disenandungkan pria berdarah Maluku ini, seperti lagu Terpesona yang tenar dalam album perdana Funk Section (1995), Tega, Selamat Pagi Dunia, Happy Sunday, Cinta Takkan Usai, Jejak Langkah, Kasih Putih, hingga Januari. Suasana konser yang temaram dan lagu-lagu Glenn yang mesra cocok sekali bagi pasangan atau orang-orang terkasih yang menyaksikan konser tersebut.

Konser itu tak sekadar menampilkan Glenn menyanyi, tapi juga pemutaran video di layar besar di belakang panggung. Tayangan video itu menceritakan kisah seorang lelaki yang kehilangan cinta sejatinya karena sebuah perselingkuhan. Cerita ini sangat cocok dengan karakter musik Glenn.

Kehadiran para bintang tamu pun mampu memberikan kejutan pada penonton yang kebanyakan berada di arena festival. Lihat saja ketika penyanyi dangdut Dewi Persik muncul dengan gaun hijaunya yang transparan. Ini sebuah kolaborasi yang tak pernah diduga muncul di konser seorang musisi seperti Glenn.

Bersama Glenn, Dewi membawakan lagu baru berjudul Hikayat Cinta karya Glenn. Lagu bernada ramai ini dibalut suasana padang pasir oleh para penari yang mengiringi. Begitu gitar dimainkan, Dewi pun melenggak-lenggok mengikuti irama.

Sebagian penonton tercengang, sebagian lagi berteriak histeris. Entah kaget atau karena goyangan maut Dewi yang belakangan ramai dibicarakan. "Aku memilih Dewi Persik karena dia punya karakter unik sebagai penyanyi," ujar Glenn seusai konser.

Tak cuma Dewi, Tompi tiba-tiba muncul di antara tribun ketika penonton tengah terhipnotis dengan lagu Tega yang dibawakan Glenn. Tompi mengiringi lagu Glenn dengan suara uniknya yang nyaring. Dalam kesempatan itu, hadir juga penyanyi rap Iwa K. yang berduet dengan Glenn dalam lagu Malam Ini Indah.

Di konser yang berlangsung hampir tiga jam ini, ada beberapa lagu lain yang dinyanyikan Glenn, seperti Bento ciptaan Iwan Fals dan Kusnul Yakin serta Lenggang Jakarta ciptaan Harry Sabar.

Boleh dibilang penampilan Glenn malam itu tampak prima. Meski tidak semua kursi di tribun dan VIP terisi penuh, Glenn tetap semringah menyapa penonton. Sayangnya, konser ini tak membuat penggemar intim dengan Glenn.

Pasalnya, ia jarang sekali turun ke pinggir panggung untuk menyapa penonton yang sesak di arena festival. Ketika membawakan lagu, Glenn lebih senang berada di bagian tengah panggung yang dibuat satu tingkat lebih tinggi daripada bagian pinggirnya. (I AGUSLIA HIDAYAH)

DISKOGRAFI
Funk Section (1995)
Glenn (1998)
Kembali (2000)
Selamat Pagi, Dunia! (2003)
OST Cinta Silver (2005)
Aku dan Wanita (2006)
Terang (2006)
Happy Sunday (2007)

.: dkliping dari Tempo Interaktif, Rabu, 04 Juni 2008 :.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar